Chiikawa: Kok Bikin Crepe Bisa Sebahaya Ini?

Karya: Chiikawa

Cari anomalinya
Cara memakai fitur membaca

Dengarkan membacakan artikel. Baca cepat menampilkan frasa berurutan dengan kecepatan pilihan Anda. Latihan bahasa membandingkan terjemahan yang tersedia. Simpan menambahkan penanda di browser ini; buka kembali dari daftar tersimpan di pemutar. Game pecah bata mengubah kata-kata artikel menjadi bata yang bisa Anda hancurkan.

Bagikan artikel ini

Bagikan artikel ini

Chiikawa: Kok Bikin Crepe Bisa Sebahaya Ini?
Gambar buatan AI
Iklan
Iklan

Bikin crepe seharusnya tidak perlu evakuasi. Tapi kalau makanan bisa menjadi lingkungan, mencari makan malam pun berubah jadi petualangan kecil.

Mereka cuma mau bikin satu crepe.

Tapi caranya malah terlihat seperti masuk ke area kerja berbahaya.

Di Chiikawa, hal seperti ini cukup sering terjadi: makanan memang lucu dan enak, tetapi juga bisa berubah menjadi bahaya fisik. Dalam cerita 16 Juni 2022, Chiikawa dan teman-temannya meratakan adonan di permukaan besar yang memanas, lalu menjauh pada waktu yang tepat.1 Cerita itu kemudian diadaptasi menjadi anime episode 259, “Adonan / Sosis Ikan”.2

Dilihat sekilas: imut.

Dilihat sebagai prosedur kerja: hampir seperti pekerjaan di area panas.

Bikin crepe seharusnya tidak perlu “evakuasi”

Bagian terlucu adalah tujuannya sangat damai.

Bukan membasmi monster. Bukan menyelamatkan orang. Bukan kabur dari ancaman.

Cuma bikin crepe.

Tetapi kalau prosedurnya ditulis:

masuk ke permukaan yang akan panas → bekerja → menunggu → keluar pada waktu yang tepat → masuk lagi

rasanya seperti prosedur kerja di zona bersuhu tinggi.

Mereka juga tidak terlihat memakai perlindungan tahan panas.

Kata “crepe” saja yang membuat semuanya masih terasa seperti memasak.

Kalau itu hot plate sungguhan, memang sepanas apa?

Suhu di dalam cerita tidak diketahui.

Namun hot plate rumah tangga sungguhan ada yang mencapai suhu maksimum 250°C. Produsen bahkan menonjolkan desain yang membuat tangan lebih sulit menyentuh tepi pelat yang panas.3

Di dunia nyata, prinsipnya:

jauhkan manusia dari permukaan panas.

Di Chiikawa:

taruh manusianya—atau makhluk kecilnya—di atas permukaan panas.

Logika keselamatannya terbalik.

Kalau adonan benar-benar matang, itu jelas bukan lantai yang hanya terasa hangat. Orang yang pernah memakai hot plate atau alat takoyaki tahu bahwa mendekatkan tangan saja sudah terasa panas.

Sekarang bayangkan berdiri di atasnya dengan seluruh tubuh.

Imut tidak menghapus hukum fisika.

Benarkah “lebih berbahaya daripada pabrik baja”?

Pekerja pabrik baja tidak berdiri di atas baja panas sambil berteriak, “Sudah matang, evakuasi!”. Mereka menjaga jarak dan memakai mesin atau pelindung.

Chiikawa dan teman-temannya malah mulai dengan naik ke permukaan tempat makanan dimasak.

Ini bukan pernyataan bahwa membuat crepe benar-benar lebih berbahaya daripada membuat baja. Lucunya, yang memasak malah berdiri di tempat makanan seharusnya dimatangkan.

Bukan cuma crepe: makanan raksasa sudah lama menjadi bagian dari lingkungan

Sejak awal seri, muncul puding raksasa, pancake, lembaran keju, permen ramune, marshmallow, canelé, pie stew dan omurice besar.5

Dalam skala tubuh Chiikawa, itu bukan hanya camilan besar.

Itu menjadi medan.

Keju bisa menutupi tubuh. Marshmallow besar bisa menjadi masalah ketika terkena api. Pie stew besar bahkan cukup luas untuk menjadi tempat karakter jatuh.5

Bagi manusia, makanan ada di piring.

Bagi Chiikawa, makanan bisa menjadi dinding, lantai, kolam, selimut, tempat bermain atau lokasi kecelakaan.

Jarak antara “memakan makanan” dan “terjebak oleh makanan” sangat tipis.

Itu sebabnya mereka terlihat nekat demi makanan

Masalah utamanya bukan mereka terlalu rakus.

Yang aneh adalah jalan dari lapar sampai bisa makan terlalu berbahaya.

Mi bisa muncul dari lingkungan. Nasi bisa keluar begitu saja. Makanan bisa jatuh. Makanan raksasa bisa ada di alam. Bahan harus dicari sendiri. Adonan crepe juga dimasak di lokasi.1

Kita biasanya membeli makanan di toko lalu memasaknya di dapur.

Mereka harus keluar dan menghadapi semua bahaya itu sendiri.

Setiap kali makan, bisa ada petualangan kecil lagi.

Bagian paling lucu: bahayanya dianggap normal

Di Chiikawa, bahaya tidak hanya ada saat bertarung.

Bahaya menempel pada camilan, pekerjaan, jalan-jalan, belajar dan memasak.

Adegan crepe tidak digambarkan seperti masuk ke neraka panas.

Mereka memasak seperti biasa.

Mereka mundur dari area panas seperti biasa.

Lalu kembali memikirkan isi crepe.

Kedekatan antara rutinitas dan bahaya inilah yang membuat humornya khas.

Pembacalah yang bertanya:

“Sebentar, memang harus masak seperti ini?”

Makanan adalah hadiah sekaligus tanda bahwa hari ini berhasil dilewati

Situs resmi anime menjelaskan bahwa Chiikawa hidup dengan melakukan pekerjaan seperti mencabut rumput dan berburu atau menaklukkan makhluk berbahaya.8

Maka adegan makan punya makna lebih dari sekadar kuliner.

Mereka bekerja. Takut. Menangis. Kabur.

Lalu makan sesuatu yang enak.

Menutup hari dengan makanan enak terasa seperti kemenangan kecil. Tetapi menyiapkan hadiah itu bisa membuat mereka harus kabur lagi.

Nekat melawan monster masih masuk akal. Kali ini cuma crepe.

Jangan masuk zona panas hanya demi memanggang satu lembar adonan.

Berikutnya dari cerita yang sama: Kenapa Chiikawa selalu makan? Makanan, rumput liar, monster, kerja, dan rating 10+

Dalam seri ini Baca semua artikel tentang Chiikawa (45 artikel)

Bagikan artikel ini

Jika artikel ini bermanfaat, Anda bisa mendukung situs ini. Dukung

Iklan
Iklan
Iklan

Satu lagi? Ada yang seru?

Mumpung sudah selesai membaca: beberapa cerita yang mirip dan beberapa yang beda sama sekali tapi seru.

  1. Topik serupaDemon Slayer di JoyfullKenapa Jurus Air Giyu Malah Jadi Daging?
  2. Apa Bedanya Unaju dan Unadon?Di Hasebe Okazaki, Jawabannya 1,5 Kali Lebih Banyak Unagi—Ditambah Oshibori yang Panasnya Keterlaluan
  3. Beda sama sekali, tapi seruMinecraft Masuk Elden Ring?Gabungan Game Pakai AI Ini Benar-Benar Bisa Dimainkan?
  4. Orang Tua Menyita HP Anak DewasaBentuk Perhatian atau Kontrol?
  5. Al BuqqiKenapa Pom Bensin Amerika Jadi Tempat “Ziarah” dalam Meme?
  6. Tidur sampai Jam 1 Siang, Apakah Terlalu Lama?Cemas Sebelum Perubahan Besar, Mimpi Panjang Setelah Tidur Lagi, dan AC

Baca ini hari ini

Masing-masing menjawab pertanyaan yang biasanya muncul setelah membaca artikel ini.

Lihat semua artikel tentang Chiikawa (45 artikel)Lihat semua artikelLebih banyak tentang Manga

Cari artikel lain

Semua artikel

Mendoi-chan

Pengelola situs

Mendoi-chan

Mengubah kerepotan di tempat kerja dan kehidupan sehari-hari menjadi struktur yang jelas dan langkah berikutnya.