Meme “gelombang merah” berasal dari wawancara kemenangan Nada Boumeftah setelah pemilu provinsi Quebec, Kanada, pada 5 Oktober 2026. Ia berbicara dengan penuh semangat, menggerakkan tangan, lalu menggambarkan kemenangannya seperti pemain hoki es yang siap mencetak gol. Wawancara politik singkat terasa seperti pidato juara turnamen.
Gelombang merah itu apa?
Boumeftah menang di daerah pemilihan Maurice-Richard, Montreal, sebagai kandidat Partai Liberal Quebec. Merah merupakan warna yang berkaitan dengan partainya. Kalimat bahasa Prancis “la vague rouge vient de passer” adalah ungkapan kemenangan dalam konteks pemilu setempat, bukan istilah untuk partai di Indonesia.
Ia juga menyebut seragam, sepatu seluncur, dan keping hoki yang siap dibawa ke lapangan untuk mencetak angka. Perumpamaan ini berhubungan dengan budaya hoki di Kanada. Tanpa konteks itu, penonton bisa heran mengapa pembahasan pemilu tiba-tiba berubah menjadi pertandingan olahraga.
Mengapa videonya lucu?
Le Journal de Québec melaporkan pada 6 Oktober bahwa wawancara tersebut ramai dibicarakan di media sosial. Know Your Meme mencatatnya pada 8 Oktober, termasuk suntingan ekspresi wajah dan tambahan musik. Kontras antara suasana wawancara resmi dan kegembiraan yang meledak-ledak menjadi inti humornya.
Pada 7 Oktober, radio 98.5 di Montreal memberitakan tanggapan Boumeftah. Bukti ini menunjukkan ada reaksi dan olahan meme, tetapi tidak dapat dipakai untuk mengklaim tren tersebut populer secara merata di seluruh dunia.
Cocok dipakai kapan?
Ketika keberhasilan kecil dirayakan seperti kemenangan besar. Contohnya, baru menyelesaikan satu pekerjaan tetapi sudah bergaya seperti juara liga. Itu contoh penggunaan yang dibuat untuk menjelaskan format, bukan kutipan unggahan asli.
Kursi yang dimenangkan satu; semangatnya seperti memenuhi satu arena.
Sumber: Know Your Meme, 8–10 Oktober 2026; Le Journal de Québec, 6 Oktober 2026; 98.5 Montréal, 7 Oktober 2026.
