Hubungan di tempat kerja
Atasan, senior dan junior, pelecehan, dan gesekan: orang-orang di tempat kerja
26 artikel
Mulai dari sini
- Sudah Menyampaikan Pendapat, Mengapa Masih Disuruh Belajar Berani Bicara?“Kamu harus lebih berani mengutarakan pendapat.”
- Apakah Bos AI Bisa Menggantikan Manajer? Pelajaran dari Divisi Tanpa Pegawai Manusia di NECNEC memiliki divisi dengan kepala bagian, manajer, dan staf AI.
- "Semua orang di kantor itu musuh": cuma benar separuhnyaDi media sosial, kita sering menemukan pendapat seperti ini:
Bagikan 3 artikel ini
Pilihan arsip minggu ini
Setiap minggu kami menampilkan beberapa artikel lama dari tema ini secara bergiliran.
- Apakah Menenangkan Bos yang Meledak-ledak Justru Memperpanjang Perundungan? Outsourcing Emosi, Keheningan Organisasi, dan Seleksi Orang yang Pergi Lebih DuluSeseorang berteriak.
- Jangan berhenti di "atasan punya alasan": terjemahkan jadi kebutuhan kerjaDi kantor, kita sering mendengar cerita seperti ini:
- "Jangan jadi musuh atasan": benarkah begitu?Di tempat kerja, kita sering mendengar kata-kata seperti ini:
Semua artikel “Hubungan di tempat kerja”, terbaru dulu
Terbaru dulu
- Kenapa gugus kendali mutu malah bikin kerjaan bertambah? Saat pendapat atasan mengalahkan dataTujuannya mengurangi pekerjaan yang mubazir. Aneh sekali, yang paling rajin bertambah justru pekerjaan merevisi presentasi.
- Atasan Ramah Saat Kita Mengangguk, tetapi Menolak Pertanyaan tentang TujuanSaat Anda menjawab “Oh, begitu” atau “Bisa dijelaskan?”, atasan berbicara dengan tenang.
- Setiap usulan perbaikan malah menjadi pembahasan tentang sikap saya. Bagaimana menata ulang hubungan dengan atasan dan tempat kerja?Pekerjaan terhenti karena telepon terus berdatangan.
- Apakah Bos AI Bisa Menggantikan Manajer? Pelajaran dari Divisi Tanpa Pegawai Manusia di NECNEC memiliki divisi dengan kepala bagian, manajer, dan staf AI.
- Sudah Menyampaikan Pendapat, Mengapa Masih Disuruh Belajar Berani Bicara?“Kamu harus lebih berani mengutarakan pendapat.”
- Mengapa Klaim Penyakit Akibat Perundungan Kerja Sulit Diakui di Jepang?Atasan terus membentak, menghina, dan mengucilkan pekerja. Pekerja itu keluar sebelum kesehatannya rusak. Keputusan tersebut masuk akal.
- Saat Atasan Mengubah Masalah Kerja Jadi Serangan Pribadi: Dicecar, Jadi Sasaran, Melawan, atau Cuek dengan SengajaYang menghancurkan seseorang bukanlah ditegur karena salah.
- Saat atasan melempar kesalahan dan mengklaim hasil: "pencucian tiga lapis" atas tanggung jawab, kemampuan, dan prestasiDalam pelatihan untuk karyawan yang baru dipromosikan di sebuah perusahaan, direkturnya menyebutkan lima ciri…
- "Semua orang di kantor itu musuh": cuma benar separuhnyaDi media sosial, kita sering menemukan pendapat seperti ini:
- Cara Membuat Catatan yang Berguna Saat Melapor Perundungan di Tempat KerjaKalau hanya menulis "cara bicaranya kasar", orang lain sering kali sulit menangkap maksudnya.
- "Jangan jadi musuh atasan": benarkah begitu?Di tempat kerja, kita sering mendengar kata-kata seperti ini:
- Orang yang keras pada orang lain tetapi tak sadar tanda bahaya diri sendiriAda orang yang keras terhadap orang lain, tetapi tumpul terhadap tanda bahaya pada dirinya sendiri.
- Bukan "tidak bisa mendengarkan": kamu sedang memilah tekanan, lempar tanggung jawab, dan ceramah yang salah sasaranKalau hal-hal tidak masuk akal terus terjadi di tempat kerja, kadang semuanya berujung dikembalikan ke cara orangnya sendiri menyikapi: "Jangan-jangan kamu…
- Kenapa Kamu Merasa Tak Berharga Saat Pekerjaanmu Tak Pernah Ditanggapi"Memangnya kamu ke kantor biar dipuji?
- Atasan yang Melanggar Batasmu Bukan untuk Dipahami, tapi DikelolaAda atasan yang terus menerobos batasmu.
- Saat “Kenapa?” dari Atasan Menjadi Interogasi: Cara Menjawab dan Memperjelas Tanggung JawabAtasan terus bertanya “Kenapa?”, tetapi setiap jawaban hanya dibalas “Bukan begitu”.
- Menghadapi Tekanan Atasan: Perjelas Pekerjaan, Keputusan, dan Tanggung JawabAnda meneruskan instruksi atasan kepada divisi lain.
- Atasan yang Menceramahi "Horenso" tapi Tak Pernah Memberi Kabar BalikDi kantor-kantor Jepang ada satu istilah yang sering sekali terdengar: "horenso".
- Jangan berhenti di "atasan punya alasan": terjemahkan jadi kebutuhan kerjaDi kantor, kita sering mendengar cerita seperti ini:
- Kenapa orang masih merasa "bisa" bersikap kurang ajar padamu? Inciviliti di tempat kerja dan "sistem tagihan kekurangajaran"Pernah suatu kali di tempat kerja, perilaku atasan atau senior jadi masalah.
- Kenapa Tukar LINE Pribadi dengan Rekan Kerja Bikin Capek?Bertukar LINE pribadi (LINE adalah aplikasi chat paling populer di Jepang) dengan orang kantor itu hal yang biasa saja.
- Kemarin disetujui, hari ini salah: cara menghadapi instruksi kerja yang berubahKetika pekerjaan yang kemarin disetujui hari ini dianggap salah, yang melelahkan bukan hanya mengerjakannya ulang.
- Apakah Menenangkan Bos yang Meledak-ledak Justru Memperpanjang Perundungan? Outsourcing Emosi, Keheningan Organisasi, dan Seleksi Orang yang Pergi Lebih DuluSeseorang berteriak.
- "Kalau Kau Senang Hati" versi Jepang: kenapa satu liriknya terdengar seperti omongan atasan?Lagu "Kalau Kau Senang Hati Tepuk Tangan" versi Jepang punya lirik yang mengajak menunjukkan kebahagiaan "lewat sikap".
- Senior dibenci semua anak muda, tapi kesalahannya cuma ngobrol normalKalau seseorang berkata ada senior di kantor yang sangat dibenci karyawan usia 20-an dan 30-an, kita biasanya membayangkan alasan serius.
- Mengapa karyawan tidak bertahan di tempat kerja yang atasannya makin mudah marah?Jika atasan yang mudah marah makin banyak di berbagai bagian dan karyawan tidak bertahan, yang perlu diperiksa bukan hanya kepribadian para atasan.